Berpulang


Beberapa bulan yang lalu, Kakak laki-laki ibuku yang dipanggil Uwak berpulang ke Rahmatullah. Sebelumnya adik ibuku. Dan hari ini, kakak ibu yang perempuan dipanggil oleh-Nya. Innalillaahi wa innailaihi roji’un. Satu-satu orang tua kami meninggalkan kami.  Usia mereka sudah lanjut. Sebelumnya mereka menderita sakit karena usia, ada yang sakit berat menahun.

Aku segera bersiap diri setelah mendengar berita duka. Baru saja aku akan mengerjakan tugas menulis. Laptop yang belum aku sentuh segera kusimpan kembali. Kebetulan jadwal asisten rumah tangga bagian di rumahku. Sengaja aku memakai jasa asisten rumah tangga seminggu sekali, kuatur sesuai jadwalku  menjenguk orang tua. Sehingga aku bisa tenang meninggalkan anak-anak.

Perjalanan terasa lambat, macet selalu menjadi alasan. Tanganku tidak lepas dari gawai. Selalu berkomunikasi dengan saudara. Agar tidak ketinggalan berita terbaru dari pihak keluarga duka.
Dari rumah sakit, janaiz di sholatkan di rumah si bungsu, baru langsung dibawa ke kampung halaman.”  Whatsapp memberi pesan. Aku pun berputar haluan langsung menuju rumah anak bungsu almarhumah, tidak jadi ke rumah sakit.

Tubuh tinggi kecil terbujur kaku, tertutup helaian kafan dan kain panjang. Aku duduk di hadapannya, tak terasa mata berkaca. Aku usahakan agar tidak berderai.  Kulantunkan ayat-ayat Alquran dengan terbata.

Kupandangi kembali jenazah almarhumah. Kubayangkan jika aku yang terbaring di sana. Suatu saat aku akan mengalaminya. Entah esok, bulan depan, tahun depan, bahkan bisa jadi detik ini juga. Ya...Rabb, panggil aku dalam keadaan khusnul Khotimah.

Semua makhluk hidup pasti akan berpulang. Hanya menunggu giliran saja, menunggu waktu kita mengecap dunia sudah habis. Aku terpekur menatap diri. Selama diberi waktu ini, apa yang telah aku lakukan? Ya... Rabb, ampunilah hamba-Mu, yang masih menyia-nyiakan waktu. Aku tak ingin menjadi orang yang merugi.

1.Demi masa
2.Sungguh, manusia berada dalam kerugian
3.Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan serta saling nasihat menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
( QS. Al-Asr : 1-3 )





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerling Matanya

Semerbak Jasmine (Part 10)

Semerbak Jasmine (Part 2)