Lelakiku


Rambut gelombang tak lagi penuh
Satu-satu putihnya menebar
Garis di ujung senyum tak lagi satu
Pun kerut dahi berbaris-baris

Tubuh tegap berotot tak lagi isi
Ringkih mulai menerpa tubuh
Pikiran di kepala tak lagi sederhana
Berpecah-pecah bercabang soal hidup

Lelakiku...

Setiap helai rambut terjatuh
pikirmu menari tentang kami
Setiap tetes keringat
Pundakmu topang kami

Setiap jengkal kerut kulit
Khawatirmu bergetar tentang kami
Setiap tubuh alami sakit
Bukti kerja kerasmu

Bakti  kasih  tak terukur
Pengorbanan  tak ternilai
Demi binar mata kami
Juangmu tak terbatas

Lelakiku...
Lelaki sejatiku...

#Day17
#ODOPBatch5
#OneDayOnePost

Komentar

  1. Mantap, salam kenal warga bumi dari makhluk mars

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga. Wah...sedang berkunjung ke bumi.

      Hapus
  2. Teringat perjuangan ayah yang sungguh luar biasa untuk kami T_T
    Terimakasih mbak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mba. Pengorbanan mereka tak bisa terbalas

      Hapus
  3. Masya Allah 😭

    Samaan judulnya mbak kayak tulisan saya hari ini 😅 tapi, ditujukan utk laki-laki yg berbeda 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah..sehati mba, coba berkunjung ah. Makhluk Mars ya mba? Hehe

      Hapus
  4. Keren puisinya betul2 menggambarkan sosok ayah

    BalasHapus
  5. Wahhh, kelak harus siap jadi seorang ayah. Puisinya bagus. Sukak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus siap dari sekatang Mas hehe. Makasih.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerling Matanya

Semerbak Jasmine (Part 10)

Semerbak Jasmine (Part 2)