Seru Bersama ODOP
Seru Bersama ODOP
ODOP? Apa itu? Keningku berkerut ketika temanku menyebutnya dalam status postingannya di Media Sosial Facebook. Akhirnya aku ikut kepoin ODOP. Ow ... aku jadi tertarik dengan ceritanya. Dan melihat prestasi menulisnya melejit setelah mengikutinya. Hanya ketika kuketahui aturan dan syarat mengikutinya saya agak ragu, bisakah aku mengikuti aturan dan syarat-syaratnya? Sempat mundur ketika ada pendaftaran calon peserta. Tapi semakin lama semakin membuat penasaran. Jadilah aku nekad ikut serta dalam ODOP Batch 5. Pendaftarannya juga melalui seleksi. Merasa keren dech. Hehe.
ODOP singkatan dari One Day One Post. Suatu komunitas di bidang kepenulisan. Anggotanya mencakup seluruh Indonesia. Syarat menjadi anggota harus melalui serangkaian ketentuan. Setiap hari peserta calon anggota harus menyetorkan sebuah tulisan pada Media Blog. Tulisan bisa berupa cerita pendek, artikel, atau puisi. Dengan batas jumlah kata yang ditentukan yaitu minimal 300 kata, kecuali puisi. Apabila dalam seminggu bolos setor lebih dari tiga hari, maka sungguh disayangkan akan dikeluarkan atau gugur dari keanggotaan. Apabila selama dua bulan berturut-turut berhasil melaluinya, selamat!!! berhasil menjadi anggota ODOP yang sangat beruntung.
Setiap minggunya ada tantangan sesuai tema yang ditentukan. Bentuknya bisa berupa cerita pendek dengan kata kunci yang ditentukan, cerita pendek dengan tokoh yang tidak biasa, cerita pendek komedi, artikel dengan tema yang ditentukan, resensi buku, prodak dan lain-lain. Melatih peserta untuk menulis sesuai permintaan pihak lain.
Peserta dibagi beberapa kelompok, untuk memudahkan para PJ (penanggung jawab) memandu bedah tulisan dari peserta. Setiap seminggu tiga kali diadakan bedah tulisan. Hal ini yang membuat saya semakin tertarik, karena dengan adanya bedah tulisan, masing-masing peserta mengetahui kekurangan dan kelebihan tulisannya. Jadi peserta dapat mengeruk ilmu dalam-dalam dengan praktek langsung. Ow ... siapa yang enggak suka mendapat ilmu praktek secara cuma-cuma? Hehe.
Setiap seminggu dua kali ada sharing ilmu dari para senior yang mumpuni dalam bidangnya. Ilmu-ilmu yang daging semua. Sekali lagi aku bersorak, dapat mengantungi ilmu sampai gendut. Geleng-geleng kepala, biasanya untuk mendapat ilmu sekeren ini harus merogok kocek dalam-dalam.
Ternyata komunikasi dan keakraban antara peserta juga dengan para senior membuatku betah di ODOP. Serasa punya keluarga baru yang mempunyai minat yang sama. Di dalamnya kita bisa bersenda gurau tanpa harus kaku membahas materi. Kopi darat juga sering dilakukan hingga keakraban dan silaturahmi makin terjalin. Walaupun hambatan selalu ada dalam mengerjakan tugas tulisan, tapi motivasi dari para PJ dan senior membuat semangat membara. Walau aku seorang emak yang tidak lagi muda. Semoga aku lolos menjadi anggota dan ikut serta dalam meramaikan dunia literasi di bumi pertiwi. Makin sukses ODOP, makin jaya ODOP!!!.
#TantanganV
#ResensiTentangODOP
#ODOPBatch5
#OneDayOnePost
Komentar
Posting Komentar