Perkenalan Terindah
Rambutnya tergerai panjang, dibiarkannya dimainkan angin. Dia hanya merapikan poninya yang kaku karena jelly rambut. Seragam putih abu melekat di tubuhnya yang cenderung gemuk. Entah kenapa teman laki-lakinya banyak yang tertarik padanya. Padahal sikapnya sering jutek jika berhadapan dengan mereka. Tapi jangan salah, dia ramah dan friendly terhadap teman-teman perempuannya. Hingga mereka menyukainya. Saat ulang tahunnya tiba, mereka memberikan surprise yang luar biasa.
Dia anak baru pindahan dari Bandung. Mengikuti orang tuanya yang berpindah tugas. Padahal baru setahun mengecap romantika anak sekolah di sebuah sekolah menengah atas negeri di kota Bandung. Namanya langsung ngetop, karena berasal dari Ibu Kota Jawa Barat. Kota yang terkenal banyak perempuan cantiknya hehe. Bukan itu, maksudnya kota yang ramai dan modern. Banyak mall dan bioskop ternama, gudangnya baju-baju yang fashionable.Tempat yang asri dan indah, sesuai julukannya Paris Van Java. Begitu mereka mengenalnya. Hingga dia dipandang anak gaul dan modern. Padahal dia adalah anak rumahan yang jarang main ke mall. Orang yang benar-benar mengenalnya pasti mencapnya kuper. Lebih enjoy di kamar sambil membaca novel atau cerpen. Sebenarnya dia remaja yang minder, merasa tidak punya kelebihan. Dia cerah ceria bila berada di lingkungan sekolahnya, cukup aktif mengikuti kegiatan ekstrakulikuler. Tapi bila berada di lingkungan rumah, nyaris tak punya teman. Aneh memang.
Disebut pintar tidak, karena rangking di kelasnya berada di urutan pertengahan seluruh siswa kelas. Disebut bodoh juga tidak, karena kadang bila ulangan Matematika, Biologi selalu mendapat nilai tinggi. Nilai mata pelajaran yang lain juga di atas rata-rata.
Seorang diri dia mematung di trotoar jalan. Hampir satu jam menunggu angkutan kota yang akan membawanya ke rumah kostan. Karena jarak rumah orang tuanya dan sekolah termasuk jauh jika harus ditempuh pulang pergi, diputuskan untuk kost saja. Entah kenapa hari itu hatinya gusar, mungkin karena teman sekamarnya tidak bisa ikut pulang. Akhirnya sebuah angkutan kota yang kosong penumpang tiba di hadapannya, tanpa pikir panjang menaikinya. Baru berjalan beberapa menit, angkutan kota berhenti di depan sebuah sekolah swasta. Serombongan anak laki-laki berseragam putih abu menaiki angkutan kotanya. Berjubel, nyaris dirinya terhimpit. Menyesal tadi kenapa tidak duduk di samping Pak Supir. Riuh memekakan telinga, belum godaan kotornya yang membuatnya muak. Akhirnya tempat yang dituju tiba, membuatnya lega. Cepat-cepat menuju pintu keluar. Baru saja berdiri merunduk menuju pintu, tangan-tangan kotor menggerayangi tubuhnya. Syok dengan situasi itu, dia menjerit histeris sambil mempercepat langkahnya menuju pintu. Pak Supir tidak berkutik, seperti ketakutan. Hanya menyuruhnya cepat keluar. Terbebas dari mereka, dia berteriak memaki. Mukanya merah padam dan akhirnya menangis.
Sejak peristiwa itu, dia sering merenung sendiri. Apa yang dibacanya dalam Buku berjudul ‘Hijab’ tempo hari benar adanya. Bahwa auratnya yang terbuka mengundang fitnah. Mengundang seribu mata dan tangan jahil menjamahnya. Akhirnya pada saat liburan panjang tiba, dia memutuskan untuk mengikuti pesantren kilat di sebuah pondok pesantren di Kota Bogor dan berjilbab.
Jilbab panjang menjuntai menutupi tubuhnya. Pandangannya selalu tertunduk. Bicaranya seperlunya saja, apalagi jika berhadapan dengan teman laki-lakinya. Setelah kepindahannya dari Kota Karawang, babak baru dimulainya di Kota Serang Banten. Kota yang membawanya pada lingkungan agamis. Bergaul dengan teman-temannya yang mengajaknya mengkaji ajaran Islam dengan mendalam . Disinilah perkenalannya dengan Islam secara kaffah berawal. Perkenalan yang indah. Karena setelah mengenalnya, dia merasa tentram. Hatinya merasa tenang. Tak pusing memikirkan penampilan. Tak menghakimi dirinya lagi tidak punya kelebihan, yang dia tahu Allah SWT menciptakan dirinya dengan tidak sia-sia. Dan laki-laki segan terhadapnya, menghormatinya. Bersyukur dia mengenalnya. Perkenalan terindah dalam hidupnya.
#Tantangan2 : Deskripsi
#KelasFiksiODOP
#OneDayOnePost
Cemunguud mbk😁
BalasHapusSemangka Mba, hehe
HapusPerkenalan terindah, sangat indah.
BalasHapusKeren mbak.
Semangaaattt ^_^
Makasih Mba, semangka....
HapusIndah nian perkenalannya, so sweet mba 😊
BalasHapusIya Mba...makasih...
HapusJadi ikutan kangen pondok bacanya...😍😍😍
BalasHapusHehe, ayoo kita jenguk.
Hapus